Setiap orang di dalam hidup kita ada untuk sebuah alasan yaitu
mengajarkan sesuatu yang berharga untuk kita (Merry Riana, Motivator Wanita No
1 Se-Asia).
Ketika emosi kita sedang memuncak
baik bahagia atau derita maka kita cenderung memperlakukan orang disekitar kita
sebagaimana emosi kita. Misal baru gagal ujian, pulang macet, lampu merah lama,
yang nanya kabar dianggap sok akrab, yang ngechat dibilang ganggu. Sedangkan
abis dapet hadiah, mau macet juga nyanyi-nyanyi, orang cemberut diajak senyum,
siapapun yang ngajak chat dibales dengan tawa :v.
Perasaan ini berlaku juga untuk
orang lain, sehingga kita tidak perlu terlalu tersinggung jika suatu kali diperlakukan
kasar oleh orang lain, kita harus berempati, karena orang tersebut sedang
mengalami masalah. Mengetahui hal kecil seperti ini akan membuat kita lebih
mawas diri dan tidak mudah untuk menghakimi perilaku orang lain yang
menyebalkan. Ketika kita dibentak seseorang karena masalah sepele, pasti gak
nyaman kan, nah kalo kita ngebentak orang lain lagi karena masalah sepele pula,
berarti level kita sama rendahnya.
Kalo daun yang jatuh aja sudah
diatur apalagi pertemuan kita dengan orang lain, tentu lebih banyak lagi
manfaatnya, tinggal kita sendiri yang memutuskan untuk mengambil pelajaran dari
setiap keadaan atau membiarkannya menyakiti perasaan sendiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar